Pengelompokkan Seni Rupa Berdasarkan Bentuknya

Unsur bentuk merupakan salah satu bagian penting dalam karya seni rupa, karena bentuk dapat membuat gambar atau benda menjadi nayat, menarik, dan bermakna. Bentuk dalam seni rupa adalah wujud atau rupa dari suatu objek yang dapat dilihat dan dirasakan. Bentuk dalam seni rupa terbentuk dari gabungan unsur garis, titik, bidang, warna, dan tekstur. Bentuk juga bisa memberi kesan nyata, menarik, dan hidup pada sebuah karya seni.

Bentuk dan bidang terlihat sangat mirip, namun keduanya merupakan dua unsur yang berbeda. Bidang bersifat dua dimensi karena hanya mempunyai ukuran panjang dan lebar. Sedangkan bentuk bersifat tiga dimensi karena memiliki ukuran panjang, lebar, tinggi, serta mempunyai volume atau isi. Contoh bidang adalah lingkaran, persegi, dan segitiga datar. Sementara beberapa contoh bentuk adalah bola, kubus, tabung, atau patung.

A. Pengelompokkan Seni Rupa Berdasarkan Dimensinya

Pengelompokan seni rupa berdasarkan bentuk atau dimensinya terbagi menjadi dua kategori utama: seni rupa dua dimensi dan seni rupa tiga dimensi.Berikut adalah rincian lengkap mengenai pengelompokan tersebut:

1. Seni Rupa Dua Dimensi

Karya seni rupa yang memiliki dua ukuran saja, yaitu unsur panjang dan lebar, serta hanya dapat dilihat dari arah depan.Seni lukis: Karya yang dicurahkan dengan cat pada bidang datar seperti kanvas atau kertas.Seni grafis: Karya seni rupa yang pembuatannya melalui teknik cetak, seperti sablon atau etsa.Seni fotografi: Gambar atau potret yang dihasilkan melalui media kamera.Kain batik dan mozaik: Karya hiasan atau pola datar yang dibuat di atas permukaan kain atau potongan bahan kecil.

2. Seni Rupa Tiga Dimensi

Karya seni rupa yang memiliki tiga ukuran yaitu panjang, lebar, dan tinggi, serta dilengkapi dengan volume atau ruang sehingga bisa dilihat dari berbagai sudut pandang.Seni patung: Benda tiruan bentuk manusia, hewan, atau bentuk lain yang dibuat dari batu, kayu, atau logam.Seni arsitektur: Perancangan dan bentuk bangunan atau rumah tempat tinggal manusia.Seni kriya (kerajinan): Karya tangan yang bernilai pakai dan estetika tinggi, seperti ukiran kayu atau anyaman.Seni keramik: Barang kerajinan dari tanah liat yang dibakar menjadi vas, piring, atau hiasan.

B. Bentuk Berdasarkan Kemiripanya dengan Wujud Aslinya dalam Seni Rupa

Bentuk figuratif, abstraktif, dan abstrak adalah tiga jenis bentuk dalam seni rupa yang dibedakan berdasarkan tingkat kemiripannya dengan wujud aslinya di alam: bentuk figuratif meniru alam secara nyata, bentuk abstraktif menggayakan atau mengubah bentuk asli, dan bentuk abstrak meninggalkan wujud nyata sama sekali

Bentuk Benda
1. Bentuk Abstraktif.

Bentuk abstraktif adalah bentuk figuratif yang telah diubah menjadi beberapa bagian. Dalam bentuk ini karya seni banyak menghilangkan bentuk aslinya dan bentuknya menjadi stilisasi. Contoh bentuk abstrak adalah batik, topeng, wayang kulit/golek, dan ornamen.

2. Bentuk Abstrak

Bentuk abstrak adalah bentuk (non figuratif) yang menyimpang dari keberadaan benda atau makhluk yang ada di alam. Karya abstrak adalah karya di mana ide-ide diangkat melalui proses eksplorasi bentuk yang lebih luas dari yang biasanya kita lihat. Bentuk abstrak biasanya lebih dari arsitektur aslinya melalui pengolahan citra dan imajinasi seniman. Contohnya seperti lukisan abstrak.

3. Bentuk Figuratif

Bentuk figuratif atau kiasan adalah bentuk yang berasal dari alam. Asal usul bentuk deskriptif tergantung pada pemikiran apa yang dimiliki seseorang tentang bentuk tersebut. Budaya setiap bangsa memiliki pemahaman yang berbeda tentang bentuk alam. Contoh bentuk kiasan adalah gambar orang, binatang, tumbuhan dan benda.

C. Macam Macam Bentuk Benda Tiga Dimensi

Bentuk-bentuk benda yang ada di sekitar kita sangat beragam bentuknya. Ada benda yang berbentuk kotak, ada pula yang berbentuk bulat. Berikut ini macam-macam bentuk benda sesuai dengan bangunnya dalam seni rupa.

  1. Bentuk kubistis merupakan bentuk-bentuk yang menyerupai kubus atau balok. Beberapa benda yang memiliki bentuk kubistis adalah televisi, lemari, meja, kulkas, dan mesin cuci.
  2. Bentuk piramida dan kerucut. Bentuk piramida merupakan bentuk benda yang menyerupai limas. Salah satu contohnya adalah piramida Mesir. Sedangkan bentuk kerucut merupakan bentuk benda dengan alas lingkaran dan bentuk bagian atas lancip. Salah satu contoh benda berbentuk kerucut adalah topi hias.
  3. Bentuk silindris. Bentuk silindris merupakan bbentuk benda yang menyerupai tabung atau silinder. Beberapa benda yang memiliki bentuk silindris antara lain gelas, ember, botol, kaleng, dan stoples.
  4. Bentuk bola. Bentuk bola atau bulat merupakan bentuk benda yang menyerupai bola, yaitu bundar dan bagian dalamnya terkesan berisi (pejal). Beberapa benda yang memiliki bentuk bola antara lain bola, uah semangka, dan Globe.
  5. Bentuk bebas atau tidak beraturan. Benda berbentuk bebas merupakan benda yang tidak memiliki keteraturan atau lepas dari bentuk geometris. Beberapa contoh benda berbentuk bebas antara lain tas, sepatu, dan buah-buahan.

Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 12:34 PM

Jenis dan Contoh Alat Musik Perkusi

Ada banyak jenis alat musik yang pernah dibuat oleh manusia dan digunakan. Salah satunya yang umum digunakan adalah alat musik perkusi. Alat musik perkusi adalah sekelompok alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul, digoyangkan, atau dikocok. Alat musik ini termasuk yang tertua di dunia dan memiliki peran penting dalam berbagai budaya di seluruh dunia.

Bahan pembuat alat musik jenis ini beragam bisa dari lpogam, kayu, atau kulit hewan. Alat musik ini dapat digunakan untuk menciptakan berbagai macam bunyi dan ritme, dari yang sederhana hingga kompleks. Tak heran jika perkusi dianggap sebagai alat musik yang serbaguna dan ekspresif.  Alat musik perkusi juga dapat dimainkan secara solo, dalam ansambel, atau dengan alat musik lainnya.

A. Jenis-jenis Alat Musik Perkusi

Jenis alat musik perkusi dibagi menjadi dua kategori utama berdasarkan cara menghasilkan bunyi, yaitu alat musik perkusi bernada dan alat musik perkusi tidak bernada.

1. Alat Musik Perkusi Bernada

Jenis alat musik perkusi ini menghasilkan bunyi dengan nada yang berbeda-beda namun memiliki tinggi nada yang dapat diukur. Cara memainkannya dengan dipukul menggunakan alat pemukul khusus. Contoh: Xylophone: Terbuat dari bilah-bilah kayu yang disusun berdasarkan nada, dimainkan dengan cara dipukul menggunakan stik kayu.

Perkusi Bernada

Beberapa contoh alat musik perkusi bernada anatara lain sebagai berikut :

  • Marimba, Marimba adalah alat musik perkusi bernada yang terdiri dari bilah-bilah kayu dan dimainkan dengan cara dipukul menggunakan pemukul khusus yang disebut mallet.
  • Tabla adalah alat musik perkusi tradisional yang berasal dari India, terdiri dari sepasang drum tangan, dan berfungsi untuk mengatur ritme.
  • Timpani adalah alat musik perkusi besar (atau disebut kettledrum) yang menghasilkan nada tentu, tidak seperti kebanyakan drum lain.
  • Kolintang adalah alat musik pukul tradisional yang berasal dari Minahasa, Sulawesi Utara, Indonesia. Alat musik ini terbuat dari susunan bilah kayu khusus yang dipasang di atas bak kayu dan dimainkan dengan cara dipukul.
  • Gambang adalah alat musik pukul tradisional yang terbuat dari bilah-bilah kayu atau bambu, dan dimainkan dengan cara dipukul.

2. Alat Musik Perkusi Tidak Bernada

Jenis alat musik perkusi ini menghasilkan bunyi dengan ritme yang beragam, namun tidak memiliki nada yang pasti. Sehingga tinggi nadanya tidak dapat diukur. Dimainkan dengan berbagai cara dipukul, digoyang atau digesek. Contoh: Drum set: Terdiri dari berbagai jenis drum yang menghasilkan bunyi dengan nada dan timbre yang berbeda-beda, dimainkan dengan cara dipukul menggunakan stik, pedal kaki, dan tangan.

Tak Bernada

Beberapa contoh alat musik perkusi tak bernada lainya antara lain sebagai berikut

  • Gong termasuk alat musik tradisional jenis perkusi ayang dimainkan dengan cara dipukul. Alat musik ini sangat terkenal di wilayah Asia Tenggara dan Asia Timur. 
  • Gendang (atau kendang) adalah alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara ditepuk atau dipukul menggunakan tangan. Instrumen ini berfungsi sebagai pengatur tempo dan irama dalam pertunjukan seni.
  • Simbal adalah alat musik perkusi yang dimainkan dengan cara dipukul. Simbal menjadi komponen penting dalam perangkat drum modern atau dimainkan secara berpasangan.
  • Marakas adalah alat musik perkusi ritmis yang dimainkan dengan cara digoyangkan, menghasilkan suara gemerincing karena berisi biji-bijian atau manik-manik di dalamnya. 
  • Kastanyet adalah alat musik ritmis perkusi tradisional yang berasal dari Spanyol. Alat musik ini tidak memiliki nada dan berfungsi sebagai pengatur irama.

B. Alat Musik Perkusi Berdasarkan Sumber Bunyinya
Alat musik perkusi berdasarkan sumber bunyinya dibagi menjadi dua kelompok utama, yaitu idiofon dan membranofon.
  • Idiofon adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari badan atau bahan alat musik itu sendiri yang bergetar saat dipukul, digoyang, atau digesek.Bahan yang dapat digunakan pada alat musik perkusi idiofon antara lain logam, kayu, bambu dan lain sebagainya. Contoh: Simbal, triangle, gong, kolintang, dan marimba.
  • Membranofon adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari getaran selaput atau membran (kulit atau plastik) yang direntangkan pada sebuah bingkai atau tabung. Banyak alat musik perkusi membranopon yang menggunakan kulit hewan. Beberapa contoh alat musik perkusi membranopon antara lain : Drum, timpani, kendang, dan rebana.

C. Cara Memainkan Alat Musik Perkusi
Alat musik perkusi adalah alat musik yang ditabuh, dipukul, digoyang, atau tindakan lainnya, yang dapat membuat getaran pada alat tersebut. Pada dasarnya, instrumen (alat musik) perkusi terdiri atas alat apa pun yang ketika dipukul, digoyangkan bisa menimbulkan suara. Beberapa cara memainkan alat musik perkusi antara lain sebagai berikut.
  1. Dipukul atau ditabuh: Menggunakan tangan kosong atau alat pemukul khusus (stick), contohnya pada drum, kendang, dan simbal.
  2. Digoyang atau dikocok: Menggerakkan alat agar bagian dalamnya saling berbenturan dan berbunyi, contohnya pada marakas dan tamborin.

Perkusi sederhana dapat menggunakan anggota tubuh atau body percussion yaitu cara menghasilkan bunyi dengan menggunakan anggota tubuh sebagai instrumennya. Berikuti ini beberapa contoh perkusi tubuh sederhana yang dapat dipraktekkan :
  • Tepuk tangan yaitu membenturkan kedua telapak tangan.
  • Hentakkan kaki yaitu menghentakan kaki ke lantai untuk menghasilkan suara yang lebih berat/bass.
  • Tepuk paha yaitu menepuk bagian paha kanan dan kiri secara bergantian atau bersamaan.
  • Petik jari yaitu menggesekkan jari tengah dan ibu jari sehingga menghasilkan bunyi.
  • Tepuk dada yaitu menepuk dada dengan tangan terbuka untuk menghasilkan suara yang lebih dalam.

Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 1:45 PM

Jenis dan Fungsi Garis Dalam Seni Rupa

Garis adalah hasil goresan atau tarikan dari satu titik ke titik lainnya. Garis merupakan salah satu unsur dalam seni rupa yang sangat penting karena menjadi dasar pembentuk bidang, bentuk, tekstur, dan ruang dalam sebuah karya seni. Garis bisa saja muncul dari goresan pensil, kuas, pena, kawat atau benda lain yang membentuk jejak meanjang di atas permukaan. Meskipun terlihat sederhana, garis memiliki kekuatan ekspresif dan mampu menampilkan karakter serta susana tertentu dalam karya seni.

A. Jenis-jenis Garis

Agar dapat membuat sebuah karya seni yang indah dan bermakna kita perlu memahami berbagai jenis garis. Setiap garis memiliki bentuk dan karakter yang berbeda. Garis yang berbeda menghasilkan kesan yang beragam dalam sebuah karya seni rupa. Berikut ini beberapa jenis garis yang digunakan dalam seni rupa.

Jenis Garis

1. Garis Horizontal (mendatar)

Garis horizontal merupakan garis dengan tampilan lurus mendatar dan dikenal juga dengan garis mendatar. Gris ini sering kita temui gambar pemandangan seperti pantai atau jalan yang lurus. Jenis garis ini disebut punya karakter yang tenang, stabil, santai, dan mantap.

2. Garis Vertikal (tegak)

Garis vertikal adalah garis yang tegak lurus dari atas ke bawah atau sebaliknya. Contoh benda yang menunjukan garis vertikal adalah tiang listrik, pohon yang tumbuh lurus, atau dinding rumah. Garis vertikal merupakan garis lurus yang sering dianalogikan sebagai benda yang berdiri tegak dan lurus. Jenis garis ini biasa memberikan kesan kekuatan, kestabilan, dan keagungan.

3. Garis Miring (diagonal)

Garis diagonal adalah garis yang condong atau miring baik ke kiri maupun kanan. Garis ini memberikan kesan pergerakan, ketegangan atau sesuatu yang sedang berubah. Garis diagonal dapat ditemukan pada orang-orang yang sedang berlari atau bukit yang miring. Garis diagonal merupakan garis pertama yang harus teman-teman pahami dalam seni rupa. 

4. Garis melengkung (lengkung)

Ada juga garis lengkung yang merupakan garis dengan arah membelok atau berbelok secara halus. Garis ini terdiri dari tiga macam, yaitu busur besar, kurva kubah, dan kurva mengambang. Jenis garis ini dimaknai atau berkesan lembut, lentur, dan indah. Garis ini dapat dilihat pada kelopak bunga, ombak laut, atau awan.

5. Garis patah-patah (zig zag)

Garis patah-patah adalah garis yang terbentuk dari kumpulan garis yang dipisahkan oleh jarak antara satu dengan yang lain. Garis ini terbentuk dari sambungan garis pendek yang saling berlawanan arah. Garis patah-patah biasa dipakai dalam mempelajari geometri, untuk menunjukan luas yang memotong sebuah bidang. Garis ini memberikan kesan gerak cepat, keras, dan bahkan berbahaya. Conth garis zig-zag dalam seni rupa dapat dilihat pada pola hias batik parang, gambar petir atau kilat, serta ornamen arca dan pinggiran kain. 

6. Garis Bergelombang (berombak)

Garis ini berbentuk lengkungan-lengkungan yang berlanjut seperti ombak di laut. Sering juga disebut dengan garis S karena bentuknya yang menyerupai huruf S yang berulang. Garis ini menciptakan kesan berirama, kelembutan, dan keindahan. Contoh garis bergelombang dalam seni rupa dapat dilihat pada gambar ombak laut, bentuk perbukitan yang bersambung, serta pola kain batik tradisional.

7. Garis Campuran (gabungan)

Garis campuran ini terdiri atas perpaduan atara dua tau lebih jenis garis. Misalnya dalam satu gambar terdapat gabungan antara garis lurus, melengkung, dan diagonal. Garis gabungan ini sering digunakan untuk menciptakan bentuk yang lebih kompleks dan menarik.

B. Fungsi Garis Dalam Seni Rupa

Fungsi garis dalam seni rupa adalah membentuk bidang, memberikan batas objek, dan menunjukkan arah atau gerak. Garis sebagai unsur fisik utama membantu mewujudkan karya seni agar menjadi utuh, indah, dan bermakna.

  • Sebagai pembentuk bentuk atau bidang. Garis digunakan untuk membuat batas luar suatu objek atau membentuk suatu bidang seperti segitiga, lingkaran, dan persegi.
  • Sebagai pengarah pandangan. Garis dapat mengarahkan perhatian mata penonton ke arah tertentu dalam komposisi visaual.
  • Sebagai penyampai emosi atau ekspresi. Garis menggambarkan perasaan : garis lembut menampilkan kelembutan, sedangkan garis kasar menampilkan kesan kemarahan atau ketegangan.
  • Sebagai elemen dekoratif. Garis digunakan sebagai ornamen atau hiasan untuk memperindah karya seni rupa.
  • Sebagai alat pembuat ilusi ruang dan volume. Dengan menggunakan garis, perspektif, dan arsiran seniman dapat menciptakan kesan tiga dimensi pada bidang datar.

Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 10:59 AM

Satuan Pendidikan Aman Bencana

Satuan pendidikan aman bencana adalah sekolah yang sudah menerapkan upaya pencegahan dan penanggulangan dampak bencana di satuan pendidikannya. baik sebelum bencana terjadi, saat bencana terjadi, hingga setelah terjadinya bencana. Satuan pendidikan tersebut sudah menerapkan aspek untuk menjadi sekolah aman secara struktural.

Terdapat tiga pilar dan fondasi dalam SPAB yang komprehensif antara lain fondasi, sistem dan kebijakan yang kondusif. Tiga pilar utama Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) adalah fasilitas sekolah aman, manajemen bencana di sekolah, dan pendidikan pencegahan dan pengurangan risiko bencana. Pilar-pilar ini bertujuan untuk melindungi warga sekolah, meningkatkan kesiapsiagaan, serta memastikan keberlangsungan pendidikan saat terjadi bencana :
SPAB
  1. Pilar satu, fasilitas belajar yang lebih aman. Fasilitas sekolah aman merupakan fasilitas sekolah dengan gedung, isinya, dan halaman sekitarnya memenuhi persyaratan keselamatan, kesehatan, kemudahan, termasuk kelayakan bagi anak berkebutuhan khusus.
  2. Pilar dua, manajemen penanggulangan bencana dan kesinambungan pendidikan. Pilar dua, membahas mengenai perencanaan yang berfokus pada kesetaraan untuk kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan anak-anak. Pilar 2 SPAB diwujudkan dengan membentuk perwakilan komite manajemen bencana sekolah, menyusun kebijakan, melakukan kajian risiko, serta menyusun rencana kesinambungan pendidikan. Untuk menjamin keberlanjutan, maka diperlukan kegiatan pemantauan dan pengkinian dokumen-dokumen SPAB yang telah disusun.
  3. Pilar tiga, pendidikan pengurangan risiko dan resiliensi. Pendidikan pengurangan risiko dan resiliensi merupakan bagian dari pembangunan berkelanjutan yang dilaksanakan dalam jangka panjang. Pada praktiknya pendidikan pengurangan risiko dan resiliensi ini berupa peningkatan kapasitas bagi warga sekolah dan pengawas sekolah, praktik simulasi evakuasi secara mandiri dan berkelanjutan, integrasi materi PRB dalam berbagai mata pelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler serta kampanye rutin mengenai pesan kunci keselamatan yang praktis.

10 Tahap Implementasi SPAB
Implementasi satuan pendidikan aman bencana dilakukan dalam 10 tahap antara lain :
  1. Persiapan dan konsolidasi program SPAB oleh pemangku kepentingan bidang pendidikan dan kebencanaan di daerah bersama satuan pendidikan.
  2. Penilaian mandiri awal oleh satuan pendidikan atau baseline.
  3. Pelatihan PRB dan program SPAB berbasis inklusif bagi tenaga pendidik, tenaga kependidikan, komite sekolah, dan pemerintah desa.
  4. Pelatihan PRB dan satuan pendidikan aman bencana untuk peserta didik.
  5. Workshop kajian risiko bencana partisipatif.
  6. Workshop penyusunan rencana aksi dan pembentukan tim siaga bencana.
  7. Workshop penyusunan prosedur tetap kedaruratan bencana pembuatan media publikasi satuan pendidikan.
  8. Simulasi kesiapsiagaan di lingkungan satuan pendidikan dilakukan secara teratur.\
  9. Penilaian mandiri akhir atau enline.
  10. Evaluasi pelaksanaan rencana tindak lanjut dan pemuttakiran.

Sekolah memiliki peran sentral dalam upaya keselamatan dan mitigasi risiko bencana di satuan pendidikan. Sekolah bertanggung jawab untuk memberikan pendidikan dan membangun kesadaran akan pengurangan risiko bencana dan kesiapsiagaan kepada seluruh warga sekolah. Mencakup perencanaan evakuasi, pertolongan pertama, dan komunikasi darurat.

Latihan Pemahaman
1.Apa tujuan utama pentingnya SPAB diterapkan di sekolah?
A.Untuk membangun budaya aman di lingkungan sekolah dan menciptakan satuan pendidikan yang tangguh
B.Agar peserta didik tidak takut saat terjadi bencana
C.Untuk menambah kegiatan ekstrakulikuler di sekolah
D.Untuk mendapatkan sertifikat dan penghargaan
Pembahasan :
Jawaban : A. Untuk membangun budaya aman di lingkungan sekolah dan menciptakan satuan pendidikan yang tangguh
2.Apa saja pilar utama dari SPAB?
A.Pendidikan Inklusif, Manajemen Sekolah, Mitigasi Bencana
B.Fasilitas Aman, Manajemen Bencana & Layanan Pendidikan, Pendidikan PRB & Resiliensi
C.Infrastruktur, Kurikulum, Kesehatan
D.Peraturan, Pembelajaran, Pengawasan
Pembahasan :
Jawaban : B. Fasilitas Aman, Manajemen Bencana & Layanan Pendidikan, Pendidikan PRB & Resiliensi
3.Sebuah sekolah sudah memiliki jalur evakuasi dan SOP kedaruratan. Namun, saat terjadi gempa ringan, warga sekolah kebingungan karena tidak mengetahui perannya masing-masing. Berdasarkan prinsip SPAB, apa yang menjadi akar permasalahan utama?
A.Kurangnya sarana prasarana evakuasi
B.SOP terlalu panjang dan membingungkan
C.Tidak adanya latihan rutin dan pembagian peran yang dipahami seluruh warga sekolah
D.Guru tidak terlatih melakukan pertolongan pertama
Pembahasan :
Jawaban : C. Tidak adanya latihan rutin dan pembagian peran yang dipahami seluruh warga sekolah.

Cerita Refleksi
Setelah memahami konsep SPAB, bagaimana Anda memaknai peran sekolah dalam melindungi peserta didik dari risiko bencana?
Peran sekolah adalah sebagai benteng perlindungan pertama yang komprehensif, tidak hanya melalui infrastruktur yang aman, tetapi juga peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan warga sekolah, serta pemulihan pasca-bencana yang terencana

Fondasi Sekolah Siaga Bencana
Yayasan Plan Internasional Indonesia melalui proyek provinsi model SPAB yang didanai oleh Prudence Foundation dan Child Fund Indonesia meluncurkan modul SP pilar 123 terbaru versi 2023. Modul SPAB versi 2023 terdiri atas tiga modul, yaitu :
  1. Modul pilar 1 tentang fasilitas satuan pendidikan yang aman. Misalnya lokasi yang aman. Struktur bangunan yang aman, desain dan penataan ruang kelas yang aman, dan ketersediaan fasilitas kesiapsiagaan seperti alat pemadam api, alat peringatan tanda bahaya, kotak P3K, jalur evakuasi, dan titik kumpul.
  2. Modul pilar 2 tentang manajemen bencana dan kesinambungan pendidikan. Dimulai dari kajian risiko bencana, membentuk tim siaga bencana, menyusun prosedur tetap keselamatan, dan rencana aksi. pengurangan risiko bencana di satuan pendidikan.
  3. Modul pilar 3 tentang pendidikan, pengurangan risiko bencana dan resiliensi. Upaya dan strategi pendidikan pengurangan risiko bencana melalui kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan kokurikuler. 

Modul ini dibuat untuk menjadi acuan bagi satuan pendidikan dan pihak-pihak yang terlibat dalam penerapan SPAB. Harapannya seluruh penggiat pendidikan dapat memahami dan mempermudah dalam penerapan SPHB. Mari bergerak bersama wujudkan satuan pendidikan aman bencana untuk ketangguhan Indonesia.

Latihan Pemahaman
1.Mengapa SPAB menjadi kerangka penting dalam pengelolaan sekolah?
A.Karena dapat ikut serta dalam lomba
B.Untuk menciptakan sekolah ramah anak dan siaga bencana
C.Supaya sekolah dapat menjadi shelter umum
D.Agar sekolah memiliki label akreditasi
Pembahasan :
Jawaban : B. Untuk menciptakan sekolah ramah anak dan siaga bencana
2.Jika sekolah memiliki jalur evakuasi tetapi pintunya sempit dan tidak terakses kursi roda, maka...
A.Sudah cukup memenuhi standar SPAB
B.Harus segera diperbaiki agar inklusif dan aman
C.Dapat digunakan saat lomba kebencanaan
D.Tidak perlu diubah karena sudah ada rambu
Pembahasan :
Jawaban : B. Harus segera diperbaiki agar inklusif dan aman
3.Mengapa penting menyisipkan nilai PRB dalam pembelajaran di kelas?
A.Agar peserta didik hafal jenis bencana
B.Supaya sekolah dapat mengikuti program pemerintah
C.Untuk membentuk sikap tangguh, sadar risiko bencana, dan mampu bertindak saat bencana
D.Karena menjadi syarat dalam pelatihan guru
Pembahasan :
Jawaban : C. Untuk membentuk sikap tangguh, sadar risiko bencana, dan mampu bertindak saat bencana

Cerita Reflektif
Bagaimana pemahaman Anda tentang SPAB mengubah cara pandang Anda terhadap manajemen risiko di sekolah?
Satuan Pendidikan Aman Bencana mengubah cara pandang manajemen risiko di sekolah dari pendekatan reaktif menjadi proaktif dan komprehensif, dengan menekankan pencegahan, kesiapsiagaan, dan partisipasi seluruh warga sekolah

Petunjuk Teknis Penyelenggaraan SPAB
Terdapat enam poin petunjuk teknis penyelenggaraan program SPAB peraturan sekretaris jenderal Kemendik Putristek nomor 6 tahun 2023.
  1. Pertama, penyelenggaraan program satuan pendidikan aman bencana pada saat prabencana. Petunjuk teknis tersebut mengatur kewajiban kementerian, pemerintah, daerah, provinsi, kabupaten atau kota, dan satuan pendidikan. dalam mengimplementasikan program satuan pendidikan aman bencana pada situasi prabencana.
  2. Kedua, penyelenggaraan layanan pendidikan dalam situasi darurat. Petunjuk teknis tersebut mengatur kewajiban kementerian, pemerintah, daerah, provinsi, kabupaten atau kota, dan satuan pendidikan dalam penyelenggaraan pendidikan pada situasi darurat. 
  3. Ketiga, pemulihan layanan pendidikan pasca bencana. Petunjuk teknis tersebut mengatur kewajiban kementerian, pemerintah, daerah, provinsi, kabupaten atau kota, dan satuan pendidikan dalam pemulihan layanan pendidikan pasca bencana.
  4. Keempat, pembentukan sekretariat bersama satuan pendidikan aman bencana daerah. Pembentukan sekretariat bersama satuan pendidikan aman bencana daerah sekretariat bersama SPAB Daerah dibentuk oleh pemerintah daerah di tingkat provinsi dan kabupaten atau kota sesuai kewenangan dalam mengkoordinasikan penyelenggaraan program SPAB.
  5. Kelima, pemberian penghargaan penyelenggaraan program SPAB. Menteri, Gubernur, dan Bupati atau Walikota sesuai dengan kewenangannya dapat memberikan penghargaan kepada satuan pendidikan dan masyarakat yang menyelenggarakan program SPAB.
  6. Keenam, pemantauan, evaluasi, dan pelaporan. Seknas SPAB melaksanakan pemantauan dan evaluasi terhadap penyelenggaraan program SPAB yang dilaksanakan oleh Sekber SPAB Daerah dan  satuan pendidikan.

Latihan Pemahaman
1.Apa peran utama satuan pendidikan dalam tahap pra bencana menurut Juknis SPAB?
A.Untuk membangun budaya aman di lingkungan sekolah dan menciptakan satuan pendidikan yang tangguh
B.Menyelenggarakan pelatihan dan penguatan kapasitas warga sekolah
C.Membangun kantor BPBD
D.Menentukan lokasi pengungsian umum
Pembahasan :
Jawaban : B. Menyelenggarakan pelatihan dan penguatan kapasitas warga sekolah
2.Jika sekolah Anda telah mengimplementasikan SPAB secara mandiri tetapi ternyata belum terbentuk Sekretariat Bersama SPAB Daerah, maka langkah yang tepat untuk mendorong terbentuknya Sekber SPAB Daerah adalah...
A.Berkoordinasi dengan dinas dan forum PRB untuk pembentukan Sekber secara kolektif
B.Menunggu kebijakan pemerintah
C.Menyurati wali murid untuk penggalangan dana
D.Menghentikan seluruh kegiatan SPAB
Pembahasan :
Jawaban : A. Berkoordinasi dengan dinas dan forum PRB untuk pembentukan Sekber secara kolektif.
3.Berdasarkan Juknis, penghargaan atas penyelenggaraan SPAB dapat diberikan oleh...
A.Kepala sekolah
B.Komite Sekolah
C.Ketua BPBD kabupaten
D.Menteri, gubernur, atau bupati/walikota
Pembahasan :
Jawaban : D. Menteri, gubernur, atau bupati/walikota


Cerita Reflektif
Bagaimana penerapan juknis SPAB di sekolah Anda saat ini, dan langkah apa yang dapat Anda ambil untuk meningkatkan pelaksanaan program ini secara berkelanjutan?
Untuk meningkatkan pelaksanaannya secara berkelanjutan, sekolah dapat mengintegrasikan SPAB ke dalam kurikulum, memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan, serta melakukan evaluasi dan pembaruan secara berkala.

Soal Post Test
1.Berdasarkan prinsip SPAB, siapa yang bertanggung jawab dalam membangun sekolah yang aman dari bencana?
A.Kepala sekolah saja
B.Pemerintah daerah saja
C.Seluruh warga sekolah dan komunitas sekitar
D.Hanya guru dan peserta didik
Pembahasan :
Jawaban : C. Seluruh warga sekolah dan komunitas sekitar.
2.Apa risiko utama jika sekolah mengabaikan pendekatan SPAB dalam lingkungan belajar?
A.Kegiatan ekstrakurikuler terganggu
B.Berkurangnya minat belajar peserta didik
C.Tingginya kerentanan terhadap dampak bencana terhadap keselamatan dan proses pendidikan.
D.Menurunnya skor asesmen nasional
Pembahasan :
Jawaban : C. Tingginya kerentanan terhadap dampak bencana terhadap keselamatan dan proses pendidikan.
3.Seorang guru menyadari bahwa sekolahnya berada di zona rawan gempa tetapi belum memiliki SOP darurat. Berdasarkan pemahaman dari modul ini, apa langkah pertama yang sebaiknya dilakukan?
A.Menunggu instruksi dari dinas
B.Membuat rambu evakuasi
C.Mengalihkan mata pelajaran tentang kebencanaan ke semester berikutnya
D.Menginisiasi pembentukan Tim Siaga dan menyusun SOP darurat secara partisipatif
Pembahasan :
Jawaban : D. Menginisiasi pembentukan Tim Siaga dan menyusun SOP darurat secara partisipatif.
4.Mengapa SPAB menjadi pendekatan penting dalam pengelolaan risiko bencana di sekolah?
A.Karena dapat meningkatkan nilai ujian nasional
B.Karena mengintegrasikan keselamatan fisik dan keberlanjutan pendidikan
C.Karena mendukung program ekstrakurikuler
D.Karena diwajibkan oleh guru BK
Pembahasan :
Jawaban : B. Karena mengintegrasikan keselamatan fisik dan keberlanjutan pendidikan
5.Apa contoh implementasi Pilar 1 SPAB di sekolah?
A.Menambah jumlah guru
B.Menyediakan jalur evakuasi yang aman dan ramah disabilitas
C.Mengurangi mata pelajaran yang berat
D.Mengubah warna seragam sekolah
Pembahasan :
Jawaban : B. Menyediakan jalur evakuasi yang aman dan ramah disabilitas.
6.Mengapa penting memasukkan nilai PRB dalam kurikulum sekolah?
A.Agar peserta didik memahami nilai akademik
B.Untuk membangun kesadaran dan kemampuan menghadapi risiko sejak dini
C.Supaya guru dapat menguji peserta didik dengan pertanyaan PRB
D.Untuk menggantikan pelajaran PPKn
Pembahasan :
Jawaban : B. Untuk membangun kesadaran dan kemampuan menghadapi risiko sejak dini
7.Apa manfaat dari pelibatan semua pemangku kepentingan (pemerintah pusat, daerah, dan sekolah) dalam setiap tahapan SPAB?
A.Mempermudah pelaporan administrasi
B.Menyebarkan informasi secara sepihak
C.Membangun koordinasi dan keberlanjutan program secara kolaborati
D.Mengurangi intervensi dari sekolah
Pembahasan :
Jawaban : C.  Membangun koordinasi dan keberlanjutan program secara kolaboratif
8.Komponen "Fondasi" dalam SPAB Komprehensif mencakup...
A.SOP simulasi dan evakuasi
B.Pembentukan kebijakan, regulasi, dan koordinasi lintas sektor
C.Rambu dan jalur evakuasi
D.Sistem belajar daring saat bencana
Pembahasan :
Jawaban : B. Pembentukan kebijakan, regulasi, dan koordinasi lintas sektor
9.Sekolah yang berada di wilayah rawan banjir mengalami kerusakan parah dan kehilangan ruang kelas. Berdasarkan Juknis SPAB, apa tanggung jawab utama sekolah dalam tahap pasca bencana?
A.Mengalihkan tanggung jawab ke pemerintah daerah
B.Meliburkan seluruh peserta didik
C.Menutup sementara program SPAB
D.Memulihkan layanan pendidikan melalui penyelenggaraan pembelajaran alternatif
Pembahasan :
Jawaban : D. Memulihkan layanan pendidikan melalui penyelenggaraan pembelajaran alternatif

Demikian pembahasan mengenai Satuan Pendidikan Aman Bencana. Semoga tulisan ini bermanfaat.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 8:52 AM

Contoh Soal Latihan TKA Matematika Sekolah Dasar

TKA (Tes Kemampuan Akademik) untuk sekolah dasar adalah sebuah asesmen standar nasional yang bersifat opsional, dirancang untuk mengukur capaian akademik siswa di mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika. Tujuannya bukan untuk menentukan kelulusan, melainkan untuk memberikan gambaran objektif mengenai kemampuan belajar siswa dan sebagai alat kontrol mutu pendidikan nasional. Hasilnya dapat memberikan nilai tambah untuk keperluan akademik di masa depan.

Tujuan TKA antara lain : Mengukur penguasaan materi sesuai kurikulum yang berlaku. Menyediakan data capaian akademik siswa yang objektif dan terstandar untuk perbandingan. Memberikan gambaran kepada orang tua mengenai kemampuan belajar anak. Memetakan capaian pendidikan nasional dan meningkatkan kualitasnya.

Bidang studi untuk Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Dasar (SD) adalah Bahasa Indonesia dan Matematika. TKA ini menguji pemahaman konsep, penalaran, dan penerapan pengetahuan, bukan sekadar hafalan. Berikut ini contoh soal latihan TKA untuk jenjang Sekolah Dasar.

Teks untuk soal nomor 1-3:
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pak Hasan selaku ketua RT 05 Kelurahan Sawunggaling membeli empat loyang pizza untuk dimakan bersama panitia HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Dari empat loyang pizza tersebut, hanya dimakan beberapa bagian.
Piza

No. Soal1
KompetensiBilangan
SubkompetensiPecahan senilai menggunakan gambar dan simbol matematika
Bentuk SoalPilihan Ganda Komplek
Jenis SoalGrup

Soal :
1.Berapakah bentuk pecahan senilai dari bagian pizza yang dimakan pada pizza 1?
A.
1/2
B.
4/4
C.
3/4
D.
2/4
Pembahasan :
Pizza pada gambar 1 menunjukan pecahan 5/10. Bentuk pecahan senilai dari gambar pizza 1 adalah 1/2 dan 2/4. 
No. Soal2
KompetensiBilangan
SubkompetensiPerbandingan dan pengurutan bilangan pecahan
Bentuk SoalPilihan Ganda Komplek
Jenis SoalGrup

Soal :
2.Pak Hasan ingin menyusun kotak pizza setelah dimakan bersama panitia HUT ke-80 Kemerdekaan RI di kelurahannya. Ia ingin menyusunnya dari yang paling banyak dimakan hingga yang paling sedikit dimakan. Berilah tanda centang (√) pada urutan yang memungkinkan berikut ini!
A.
Pizza 2, Pizza 1, Pizza 4, Pizza 3
B.
Pizza 1, Pizza 4, Pizza 2, Pizza 3
C.
Pizza 4, Pizza 1, pizza 2, Pizza 3
D.
Pizza 4, Pizza 3, Pizza 2, Pizza 1
Pembahasan :
Urutan pizza dari yang paling banyak dimakan adalah pizza 1, pizza 4, pizza 2 dan pizza 3. Urutan yang memungkinkan adalah pilihan B dan C.
No. Soal3
KompetensiBilangan
SubkompetensiRelasi berbagai bentuk pecahan (pecahan sederhana, desimal, persen)
Bentuk SoalPilihan Ganda
Jenis SoalGrup

Soal :
3.Dari empat loyang pizza yang dibeli oleh Pak Hasan, Pizza 1 dimakan sebanyak 50%, Pizza 2 dimakan sebanyak 0,42 bagian, Pizza 3 dimakan sebanyak bagian dan Pizza 4 dimakan sebanyak 0.5 bagian. Jika semua data pizza yang dimakan diubah menjadi bentuk persen dan diurutkan dari yang paling sedikit dimakan, maka pizza yang berada di urutan pertama adalah...
A.
Pizza 1
B.
Pizza 2
C.
Pizza 3
D.
Pizza 4
Pembahasan :
Pizza 1 = 50%, Pizza 2 0,42 = 42%, Pizza 3 dan 4 = 0.5 = 50%.
Jika semua data pizza yang dimakan diubah menjadi bentuk persen dan diurutkan dari yang paling sedikit dimakan, maka pizza yang berada di urutan pertama adalah Pizza 2.
No. Soal4
KompetensiBilangan
SubkompetensiOperasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan cacah
Bentuk SoalPilihan Ganda Komplek
Jenis SoalTunggal

Soal :
4.Perhatikan operasi hitung bilangan cacah berikut! Berilah tanda centang (√) pada semua operasi hitung yang hasilnya sama dengan 15.000 !
A.
3 x (3.000 + 2.000)
B.
50.000 - 3.000 x 8
C.
(35.000 – 5000) : 2
D.
15.000 + 5000 : 2.500
Pembahasan :
3 x (3.000 + 2.000) = 15.000
50.000 - 3.000 x 8 = 26.000
(35.000 – 5000) : 2 = 15.000
15.000 + 5000 : 2.500 = 15.002
 Operasi hitung yang hasilnya sama dengan 15.000 adalah pilihan A dan C.
No. Soal5
KompetensiBilangan
SubkompetensiOperasi penjumlahan dan pengurangan bilangan pecahan, serta operasi perkalian dan pembagian bilangan pecahan dengan bilangan asli
Bentuk SoalPilihan Ganda
Jenis SoalTunggal

Soal :
5.Bu Dian memiliki 3 kg tepung terigu. Pada pagi hari, ia membeli lagi 2 kg tepung terigu. Tepung terigu tersebut akan digunakan untuk membuat donat dan kue bolu. Untuk membuat donat, Bu Dian menggunakan 1 kg tepung terigu. Sisanya digunakan untuk membuat adonan kue bolu. Jika setiap adonan kue bolu memerlukan 1/2 kg tepung terigu maka Bu Dian dapat membuat adonan kue bolu sebanyak …
A.8 adonan kue bolu
B.12 adonan kue bolu
C.16 adonan kue bolu
D.20 adonan kue bolu
Pembahasan :
(3 + 2 - 1) : 1/2 = 8
Maka Bu Dian dapat membuat adonan kue bolu sebanyak 8 adonan.
No. Soal6
KompetensiBilangan Rasional
SubkompetensiKelipatan, faktor, KPK, dan FPB bilangan asli
Bentuk SoalPilihan Ganda Kategori
Jenis SoalTunggal

Soal :
6.Tika berlatih renang tiap 5 hari sekali, Ria berlatih renang tiap 4 hari sekali. Mereka berlatih renang bersama pada tanggal 1 Agustus. Tentukan benar atau salah untuk setiap pernyataan!
PernyataanBenarSalah
Tika dan Ria berlatih bersama tiap 20 hari sekaliBenar-
Pada Bulan Agustus, Tika dan Ria akan berlatih Bersama sebanyak 3 kali-Salah
Tika dan Ria akan berlatih bersama lagi pada tanggal 21 AgustusBenar-
Pembahasan :
KPK dari 5 dan 4 adalah 20.  Ini berarti Tika dan Ria akan berlatih renang bersama setiap 20 hari sekali. Pertemuan pertama: 1 Agustus.Pertemuan kedua: 21 Agustus (masih di bulan Agustus)
No. Soal7
KompetensiObjek Geometri
SubkompetensiBentuk Bangun Datar
Bentuk SoalPilihan Ganda Kategori
Jenis SoalTunggal

Soal :
7.Perhatikan rambu berikut!
Rambu
Pernyataan yang tepat berdasarkan gambar adalah...
A.Rambu berwarna merah memiliki 5 sisi
B.Rambu berwarna biru memiliki 4 sisi
C.Sudut yang terbentuk pada rambu berwarna biru adalah sudut siku-siku
D.Rambu berwarna merah memiliki 3 sudut lancip
Pembahasan :
Rambu berwarna merah berbentuk segitiga sama kaki, sedangkan rambu berwarna biru berbentuk persegi.
Pernyataan yang tepat adalah penyataan B, C, dan D
No. Soal8
KompetensiObjek Geometri
SubkompetensiKonstruksi bangun ruang dan visualisasi spasial (bagian depan, atas, dan samping)
Bentuk SoalPilihan Ganda Kategori
Jenis SoalTunggal

Soal :
8.Perhatikan gambar berikut!
Tentukan benar atau salah untuk setiap pernyataan!
PernyataanBenarSalah
Kubus yang tersusun sebanyak 4 buahBenar-
Dari sisi kanan kubus yang terlihat berwarna pink dan merahBenar-
Dari atas, sisi yang terlihat berwarna merah, pink, dan biruBenar-
Pembahasan :
Gambar menunjukan 4 buah kubus berwarna merah, kuning, hijau dan ungu maka jika dilihat dari samping kanan merah dan pink sedangkan dari atas warna merah, pink, dan biru
No. Soal9
KompetensiObjek Geometri
SubkompetensiKonstruksi bangun ruang dan visualisasi spasial (bagian depan, atas, dan samping)
Bentuk SoalPilihan Ganda Kategori
Jenis SoalTunggal

Soal :
9.Perhatikan kue berikut!
Rubik
Susunan kue jika dilihat dari atas maka akan tampak seperti...
A.
Jawaban A
B.
Jawaban B
C.
Jawaban c
D.
Jawaban D
Pembahasan :
Susunan kue jika dilihat dari atas adalah sesuai dengan gambar A dan C
No. Soal10
KompetensiPengukuran
SubkompetensiPanjang Benda Menggunakan satuan baku
Bentuk SoalPilihan Ganda Kompleks
Jenis SoalTunggal

Soal :
10.Perhatikan rambu berikut!
Peta
Berilah tanda centang (√) pada pernyataan yang sesuai!
A.Jarak sekolah ke rumah Siti adalah 7.000 meter
B.Jarak kolam renang ke rumah Bayu adalah 19 km
C.Jarak rumah Edo ke sekolah adalah 500 meter
D.Jarak rumah Bayu ke Sekolah adalah 900 meter
Pembahasan :
Jarak sekolah ke rumah siti adalah 7.000 m (benar)
Jarak kolam renang ke rumah Bayu adalah 19 km (benar)
Jarak rumah Edo ke sekolah adalah 500 m (salah) seharusnya 5.000 m
Jarak rumah Bayu ke sekolah adalah 900 m (salah) seharusnya 9.000 m
No. Soal11
KompetensiGeometri dan Pengukuran
SubkompetensiHubungan antar satuan baku panjang (mm,dm,cm,m,da, hm, km)
Bentuk SoalPilihan Ganda
Jenis SoalTunggal

Soal :
11.Pak Raja ingin membuat pagar di sekeliling kebun berbentuk persegi panjang. Panjang kebun tersebut 25 meter dan lebarnya 1/4 hm. Pagar akan dipasang di seluruh keliling kebun, lalu di bagian depan akan dipasang pintu gerbang selebar 5.000 milimeter yang tidak perlu diberi pagar. Panjang pagar yang dibutuhkan Pak Budi adalah .....
A.725 dm
B.850 dm
C.950 dm
D.1.000 dm
Pembahasan :
Keliling kebun adalah 2 x (25 m + 25 m) = 2 x 50 m =100 m. Panjang pagar yang dibutuhkan dihitung dengan mengurangkan keliling kebun dengan lebar pintu gerbang. Panjang pagar adalah keliling kebun dikurangi lebar pintu gerbang. Panjang pagar yang dibutuhkan adalah 100 m - 5m = 95 m atau 950 dm.
No. Soal12
KompetensiGeometri dan Pengukuran
SubkompetensiVolume benda menggunakan satuan baku
Bentuk SoalPilihan Ganda
Jenis SoalGrup

Soal :
12.Perhatikan gambar di bawah ini!
Balok
Pak Andi adalah seorang pengrajin kaca yang sedang membuat aquarium untuk anaknya. Aquarium tersebut akan dimasukan berbagai jenis ikan hias. Dalam proses pembuatannya, Pak Andi mengukur kotak itu dengan cermat. Setelah itu, Pak Andi ingin menghitung berapa volume aquarium yang ia buat, agar ia tahu kira-kira berapa banyak air yang bisa dimasukkan. Volume aquarium tersebut adalah … .
A.72 cm³
B.720 cm³
C.7.200 cm³
D.72.000 cm³
Volume balok = 60 x 30 x 40 = 72.000 cm³
No. Soal13
KompetensiGeometri dan Pengukuran
SubkompetensiHubungan antar satuan baku volume (ml,dl,cl,l,dal,hl,kl)
Bentuk SoalPilihan Ganda Komplek
Jenis SoalGrup

Soal :
13.Perhatikan gambar di bawah ini!
Balok
Pak Andi adalah seorang pengrajin kaca yang sedang membuat aquarium untuk anaknya. Aquarium tersebut akan dimasukan berbagai jenis ikan hias. Dalam proses pembuatannya, Pak Andi mengukur kotak itu dengan cermat. Setelah itu, Pak Andi ingin menghitung berapa volume aquarium yang ia buat, agar ia tahu kira-kira berapa banyak air yang bisa dimasukkan. Setelah menghitung volume, manakah jawaban berikut yang benar jika diubah ke satuan volume lain:
A.Jika diubah ke satuan â„“, maka volumenya 72 â„“
B.Jika diubah ke satuan â„“, maka volumenya 720 â„“
C.Jika diubah ke satuan dâ„“, maka volumenya72 dâ„“
D.Jika diubah ke satuan dâ„“, maka volumenya 720 dâ„“
Volume 72.000 cm³ = 72 liter dan 720 dl. Jawaban yang tepat adalah A dan D.
No. Soal14
KompetensiGeometri dan Pengukuran
SubkompetensiBerat benda menggunakan satuan baku
Bentuk SoalPilihan Ganda Komplek
Jenis SoalTunggal

Soal :
14.Pak Budi adalah seorang kurir yang harus mengirimkan paket ke tiga tempat berbeda. Ia hanya memiliki satu sepeda motor yang kapasitas angkutnya maksimal 15 kg sekali perjalanan. Berikut daftar paket yang harus diantar:
Paket.Berat Per PaketJumlah Paket
Pakaian2,5 kg4 paket
Buku1,2 kg3 paket
Makanan800 g5 paket
Manakah pernyataan berikut yang sesuai :
A.Berat barang seluruhnya14,4 kg
B.Berat barang seluruhnya17,6 kg
C.Pak Budi melakukan perjalanan untuk mengirimkan semua paket sebanyak 2 kali.
D.Pak Budi harus melakukan perjalanan untuk mengirimkan semua paket sebanyak 1 kali.
Pembahasan :
Berat barang seluruhnya adalah ( 2,5 x 4)  + (1,2 x 3 ) + (0,8 x 5) = 10 kg + 3,6 kg + 4 kg = 17,6 kg. Pak Budi harus melakukan perjalanan untuk mengirimkan barang sebanyak 2 kali karena kapasitas angkutnya 15 kg sekali perjalanan. Jawaban yang tepat adalah B dan C.
No. Soal15
KompetensiGeometri dan Pengukuran
SubkompetensiHubungan antar satuan baku berat(mg,cg,dg,g,dam,hg,kg)
Bentuk SoalPilihan Ganda Kategori
Jenis SoalTunggal

Soal : 
15.Bu Rina memiliki toko buah. Hari Senin, ia membeli 25 kg mangga dari pemasok pertama, dan 12.500 gram mangga dari pemasok kedua. Bu Rina ingin menjual semua mangga tersebut di hari yang sama. Setiap kantong plastik akan diisi 2,5 kg mangga. Tentukan benar atau salah untuk setiap pernyataan!
PernyataanBenarSalah
Total berat mangga yang dimiliki Bu Rina adalah 27,5 kg-Salah
Jumlah kantong plastik yang bisa diisi jika setiap kantong berisi 2,5 kg mangga adalah 10 kantong-Salah
Total berat mangga yang dimiliki Bu Rina adalah 37,5 kgBenar-
Jumlah kantong plastik yang bisa diisi jika setiap kantong berisi 2,5 kg mangga adalah kantong 15 kantongBenar-
Pembahasan :
Total berat mangga Bu Rina adalah 25 kg + 12,5 kg = 37,5 kg : 2,5 kg = 15 kantong. 

Teks untuk soal nomor 16 - 18!
Peta
Rumah Anita berada di daerah Siwalankerto. Ia akan diajak ayah dan ibunya ke Taman Harmoni, Keputih. Sebelum berangkat, Anita mencari tahu jalan terbaik yang akan dilewati agar segera sampai di tujuan. Berikut ini hasil dari pencarian Anita di maps:

No. Soal16
KompetensiGeometri dan Pengukuran
SubkompetensiHubungan antar satuan baku panjang (mm,dm,cm,m,da, hm, km)
Bentuk SoalPilihan Ganda
Jenis SoalGrup

Soal :
16.Ayah, Ibu, dan Anita berangkat pukul 07.00. Perjalanan yang ditempuh juga lancar. Sesuai dengan maps, manakah pernyataan yang tepat dan sesuai dengan ilustrasi:
A.Jika melewati Jalan Jemursari dan Jalan Semolowaru, Anita akan sampai tujuan pukul 07.25 dengan mengendarai sepeda motor.
B.Waktu yang dibutuhkan untuk ke Taman Harmoni dengan mobil lebih cepat dibanding dengan bersepeda motor.
C.Waktu tempuh berangkat dan pulang adalah 50 menit jika melewati Jalan Raya Kalirungkut dengan bersepeda motor.
D.Waktu tempuh berangkat dan pulang adalah 58 menit jika melewati Jalan Raya Jemursari dengan menggunakan mobil.
Pembahasan :
Jika melewati jalan Jemursari dan Semolowaru 25 menit menggunakan sepeda motor.
Waktu yang dibutuhkan ke taman harmoni menggunakan mobil 29 menit menggunakan mobil.
Waktu berangkat dan pulang menggunakan sepeda motor adalah 54 menit (27 x 2).
Waktu berangkat dan pulang menggunakan mobil adalah 58 menit (29 x 2).
Penyataan yang tepat dan sesuai adalah A dan D
No. Soal17
KompetensiGeometri dan Pengukuran
SubkompetensiHubungan antar-satuan waktu (detik, menit, jam, hari, pekan, bulan, tahun)
Bentuk SoalPilihan Ganda
Jenis SoalGrup

Soal :
17.Ayah, Ibu, dan Anita berangkat pukul 07.00 mengendarai sepeda motor melewati Jalan Raya Jemursari. Perjalanan yang ditempuh juga lancar. Sampai di Taman Harmoni, Anita sangat senang. Ia dengan Ayah dan Ibu berfoto-foto sambil belajar tentang budaya di Indonesia. Tak terasa, Anita berada di Taman Harmoni selama 2 jam. Mereka memutuskan untuk pulang. Saat pulang, ayah Anita memilih melewati Jalan Raya Kalirungkut dan berhenti sejenak di Sentral Wisata Kuliner (SWK) Kalirungkut untuk makan dan minum sekitar 30 menit. Anita sampai rumah pukul ....
A.09.52
B.10.24
C.10.52
D.11.22
Pembahasan :
Waktu keberangkatan adalah pukul 07.00. Waktu tempuh dari rumah ke taman adalah 27 menit. Waktu yang dihabiskan di Taman Harmoni adalah 2 jam. Waktu tempuh dari taman ke rumah adalah 27 menit. Waktu yang dihabiskan di Sentral Wisata Kuliner (SWK) Kalirungkut adalah 30 menit. Waktu tiba di rumah dihitung dengan menjumlahkan waktu keberangkatan dengan total waktu yang dihabiskan di luar rumah yaitu pukul 07.00 + ( 27 menit + 2 jam + 30 menit + 27 menit) = 3 jam 24 menit. Hasil penjumlahan tersebut adalah pukul 10.24.
Penyataan yang tepat dan sesuai adalah B.

No. Soal18
KompetensiGeometri dan Pengukuran
SubkompetensiLaju perubahan (kecepatan)
Bentuk SoalPilihan Ganda
Jenis SoalGrup

Soal :
18.Ayah, Ibu, dan Anita berangkat pukul 07.00 mengendarai sepeda motor melewati Jalan Raya Jemursari. Perjalanan yang ditempuh juga lancar. Sampai di Taman Harmoni, Anita sangat senang. Ia dengan Ayah dan Ibu berfoto-foto sambil belajar tentang budaya di Indonesia. Tak terasa, Anita berada di Taman Harmoni selama 2 jam. Mereka memutuskan untuk pulang. Saat pulang, ayah Anita memilih melewati Jalan Raya Kalirungkut. Selisih kecepatan berangkat dan pulang dari Taman Harmoni adalah ....
A.3 m/menit
B.4 m/menit
C.5 m/menit
D.6 m/menit
Pembahasan :
Kecepatan saat berangkat :
Jarak dalam meter = 11,5 km x  1.000 m =11.500 m
Kecepatan = 11.500 m :  25 menit
Kecepatan = 460 m/menit.
Kecepatan saat pulang :
Jarak dalam meter = 12,5 km x1.000 m =12.500 m
Kecepatan: 12.500 : 27 menit
Kecepatan = 462,96 m/menit
Jadi selisih kecepatan berangkat dan pulang adalah 2,96 m/menit. Jawaban yang tepat adalah A.

No. Soal19
KompetensiGeometri dan Pengukuran
SubkompetensiKeliling dan luas bangun datar (segitiga, segiempat, dan segi banyak)
Bentuk SoalPilihan Ganda
Jenis SoalTunggal

Soal :
19.Pagelaran budaya dilaksanakan di depan Balai Kota Surabaya. Untuk penampilan dan atraksi peserta dilakukan di atas panggung. Berikut ini bentuk panggung yang digunakan untuk pagelaran budaya: 
Panggung
Seluruh permukaan panggung dilapisi karpet merah dan di sekeliling panggung pementasan dipasang bunga-bunga, kecuali bagian belakang panggung. Setiap 1 meter membutuhkan 20 pot bunga. Manakah pernyataan berikut yang sesuai:
A.Luas karpet yang dibutuhkan adalah 400 m²
B.Panggung belakang lebih luas daripada panggung depan.
C.Keliling panggung yang dipasang bunga-bunga sepanjang 94 meter
D.Banyak bunga yang dibutuhkan adalah 2.280 pot bunga.
Pembahasan :
Panggung depan = 25 x 8 = 200 m²
Panggung belakang = 20 x 12 = 240 m²
Keliling panggung = 20 + 12 + 12 + 12 + 25 + 8 + 25 = 114 m
Pot bunga yang dibutuhkan adalah 114 x 20 = 2.280 pot bunga
Jadi jawaban yang tepat adalah B dan D.

No. Soal20
KompetensiGeometri dan Pengukuran
SubkompetensiVolume bangun ruang (kubus, balok, dan gabungannya)
Bentuk SoalPilihan Ganda Kategori
Jenis SoalTunggal

Soal :
20.Pak Toni merancang sebuah kolam ikan hias yang terdiri gabungan bangun kubus dan balok, dengan bentuk sebagai berikut:
Kolam
Agar terlihat estetik, Pak Toni akan mengisi air pada kolom tersebut setinggi 1,5 meter. Benar atau salah pernyataan berikut berdasarkan ilustrasi 
PernyataanBenarSalah
Volume keseluruhan kolam adalah 120 m³-Salah
Volume air yang dibutuhkan untuk mengisi kolam adalah 78 m³Benar-
Volume balok 6 kali lipat dari volume kubus.-Salah
Selisih volume balok dan kubus adalah 88 m³Benar-
Pembahasan :
Volume balok = 12 x 4 x 2 = 96 m³
Volume kubus = 2 x 2 x 2 = 8 m³
Volume keseluruhan adalah 104 m³
Volume air yang dibutuhkan adalah 78 m³
Volume balok 16 x volume kubus
Selisih volume balok dan volume kubus adalah 88 m³
No. Soal21
KompetensiGeometri dan Pengukuran
SubkompetensiBesaran Sudut
Bentuk SoalPilihan Ganda Kompleks
Jenis SoalTunggal

Soal :
21.Ranaima diberi tugas rumah oleh gurunya untuk menggambar beberapa bangun datar. Berikut data tugas Ranaima :
  • Bangun datar 1 : Segitiga sama kaki dengan alas 8 cm dan sisi miring 5 cm.
  • Bangun datar 2 : Persegi dengan sisi 2 cm.
  • Bangun datar 3 : Persegi panjang dengan sisi panjang 5 cm dan lebar 3 cm
Ranaima juga diminta untuk menentukan besar sudut pada masing-masing bangun datar. Pernyataan yang sesuai dengan sudut pada bangun datar yang akan digambar oleh Ranaima adalah ...
A.Bangun datar 1 memiliki sudut sama besar yaitu 60°
B.Bangun datar 2 semua sudutnya sama besar yaitu 90°
C.Bangun datar 3 digambar dengan sudut yang sama besar dengan sudut bangun datar 2
D.Bangun datar 3 semua sudutnya dapat digambar dengan besar sudut 60°
Pembahasan :
Bangun datar 1 segitiga sama kaki memiki memiliki dua sudut yang sama besar (sudut alas).
Bangun datar 2 persegi semua sudutnya sama besar 90°
Bangun datar 3 persegi panjang memiliki sudut sama besar 90°
Jadi jawaban yang tepat adalah B dan C.
No. Soal22
KompetensiGeometri dan Pengukuran
SubkompetensiPenaksiran ukuran
Bentuk SoalPilihan Ganda
Jenis SoalTunggal

Soal :
22.Pak Ahmad memiliki paralon dengan panjang 4 meter. Jika panjang paralon diukur menggunakan penggaris ukur dengan satuan sentimeter, maka panjang paralon adalah ....
A.40 cm
B.400 cm
C.4.000 cm
D.40.000 cm
Pembahasan :
4 m = 4 x 100 cm = 400 cm
No. Soal23
KompetensiData
SubkompetensiPenyajian Data (Gambar piktogtam, diagram batang, dan tabel frekuensi)
Bentuk SoalPilihan Ganda
Jenis SoalTunggal

Soal :
23.Bu Tanti mendata siswa kelas IV yang berkunjung ke perpustakaan sekolah. Hasil data pengunjung perpustakaan yang disusun Bu Tanti dibentuk dalam diagram piktogram berikut :
Pengunjung Perpus
Berdasarkan data Bu Tanti, pengunjung perpustakaan pada hari Jumat sebanyak ....
A.10 siswa
B.15 siswa
C.20 siswa
D.25 siswa
Pembahasan :
3 x 5 = 15 siswa
No. Soal24
KompetensiData
SubkompetensiPenyajian Data (Gambar piktogtam, diagram batang, dan tabel frekuensi)
Bentuk SoalPilihan Ganda
Jenis SoalTunggal

Soal :
24.Beberapa siswa kelas V dites kecepatan lari untuk menempuh jarak 100 m. Hasil tes tersebut yaitu 15 detik, 18 detik, 16 detik, 15 detik, 15 detik, 19 detik,19 detik, 17 detik, 17 detik, 16 detik, 15 detik, 19 detik, 19 detik, 16 detik, 18 detik, 19 detik, 19 detik, 16 detik. Berdasarkan data yang disajikan, maka bentuk penyajian data yang sesuai terdapat pada beberapa pilihan di bawah ini:
A.
Jawaban A
B.
Jawaban B
C.
Jawaban C
D.
Jawaban D
Pembahasan :
Jawaban yang tepat adalah A dan D
No. Soal25
KompetensiData
SubkompetensiPengambilan Informasi dan Penggunaan Data
Bentuk SoalPilihan Ganda Kategori
Jenis SoalGrup

Soal :
25.Jika siswa yang lari lebih cepat dari 17 detik akan diikutsertakan dalam lomba lari antarsekolah, maka nyatakan benar atau salah pernyataan yang sesuai dengan data dan ilustrasi tersebut adalah ...
PernyataanBenarSalah
Banyak siswa yang mungkin ikut lomba sebanyak 8 orang.Benar-
Selisih banyak siswa yang mungkin dan tidak mungkin ikut lomba adalah 1 orang.-Salah
Banyak siswa yang tidak mungkin ikut lomba ada 10 orang.Benar-
Terdapat 15 siswa yang mengikuti tes kecepatan lari-Salah
Pembahasan :
Siswa yang mungkin ikut lomba lariada 8 orang
Selisih banyak siswa yang mungkin dan tidak mungkin ikut lomba lari adalah 10 - 8 = 2
Banyak siswa yang tidak mungkin mengikuti lomba lari ada 10 orang.
Siswa yang mengikuti les kecepatan lari ada 18 orang.

Demikian pembahasan mengenai Contoh Soal Latihan TKA Matematika Sekolah Dasar. Semoga tulisan ini bermanfaat.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 8:57 PM